Keluarga Inggris Khawatir Anaknya Jadi Pelaku Bom di Irak


🝺Hukum dan Kriminal 👤Admin 🕔10:10:00, 24 Maret 2016
Keluarga Inggris Khawatir Anaknya Jadi Pelaku Bom di Irak

Keluarga Muhammad Rizwan Awan mengatakan foto ini dirilis oleh kelompok yang menamakan dirinya sebagai Negara Islam (IS). Mereka membenarkan bahwa pelaku pembom bunuh diri itu adalah "Abu Musa al-Britani", seorang warga negara Irak yang bermukim di Inggris.

Sebuah keluarga di Inggris khawatir pelaku bom bunuh diri yang bertanggung jawab atas serangan di Irak pada Senin (21/3) adalah putra mereka yang hilang.

Serangan terhadap pasukan Irak ini diduga dilakukan oleh sebuah kelompok militan bernama "Abu Musa al-Britani".

Keluarga Awan, dari Huddersfield, mengklaim sebuah foto al-Britani, yang dirilis oleh kelompok yang menyebut diri Negara Islam ISIS, adalah Mohammed Rizwan Awan.

ISIS mengklaim bahwa 30 orang tewas dalam serangan tersebut, namun angka itu dibantah oleh militer Irak.

Awan, 27 tahun, diduga telah menyerang iring-iringan setelah meninggalkan pangakalan udara militer Ain al-Assad dan tengah menuju Kubaysah di barat laut provinsi Anbar.

Pihak berwenang Irak mengatakan hanya ada satu pembom yang tewas dalam serangan tersebut.

Surat-surat ditemukan

Menurut koresponden komunitas BBC Look North Sabbiyah Pervez, yang berbicara dengan keluarga Awan, mereka langsung mengenali foto itu dan mengatakan mereka "tahu dalam hati mereka" bahwa itu adalah dirinya.

Ia telah meninggalkan Inggris pada tahun 2015 dengan berpura-pura mengunjungi Mekkah, sejak itu keluarganya belum mendengar kabar apapun.

Keluarganya mengatakan melalui surat-surat yang ditemukan di rumahnya menyebutkan bahwa ia tidak berencana untuk kembali ke Inggris dan berniat untuk menetap di Arab Saudi.

Pemerintah Inggris maupun para pejabat Inggris, belum memastikan identitas al-Britani.

Jika al-Britani ternyata dikonfirmasi sebagai Awan, maka ia akan menjadi pelaku bom bunuh diri terbaru yang datang dari West Yorkshire.

Pada 2015, Talha Asmal, 17 tahun, dari kota Dewsbury, merupakan salah satu dari empat pembom bunuh diri yang melakukan serangan di dekat kilang minyak sebelah selatan kota Baiji di Irak.

Keempat pria yang melakukan pemboman pada tanggal 7 Juli 2015 di London juga memiliki kaitan ke wilayah tersebut.


(nwk/nwk)